Perempuan Guru Positif Covid-19 Meninggal Seusai Tengok Sang Anak di Tasikmalaya

58

TASIKMALAYA – Setelah sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, seorang pasien positif Covid-19 meninggal, Sabtu (25/4/2020) kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, pasien yang meninggal berjenis kelamin perempuan dan berprofesi sebagai seorang guru di Karawang.

Pasien pulang kampung ke Kota Tasikmalaya untuk menengok anaknya beberapa pekan lalu.

Uus menjelaskan hasil tracing, pasien positif yang meninggal tersebut sebelumnya sempat berobat ke rumah sakit TMC hingga mendapatkan perawatan selama 4 hari setelah beberapa hari tiba di Kota Tasikmalaya dari Karawang.

Namun, karena terdapat penyakit bawaan selain Covid-19, yakni penyakit asma, dan berasal dari zona merah, maka pasien itu diperiksa sesuai protokol pandemi Covid-19, mulai dari rapid test sampai tes swab.

“Setelah di rumah sakit TMC, pasien dirujuk ke RSUD Soekardjo dan mendapat perawatan dua hari sampai sempat diperbolehkan pulang untuk berobat jalan. Namun, pada Kamis (23/4/2020), pihak rumah sakit memberitahukan pasien tersebut terkonfirmasi melalui hasil swab-nya positif,” jelas Uus kepada wartawan saat memberikan keterangan, Senin (27/4/2020).

Uus menambahkan, proses pemulasaraan jenazah dilakukan oleh tim instalasi pemulasaraan jenazah RSUD Soekardjo Tasikmalaya sesuai dengan standar protokol Covid-19.

Pemakaman jenazah pun berjalan lancar dan tak ada lagi penolakan oleh warga karena tingkat kesadaran masyarakat sekarang sudah tinggi setelah mendapat sosialisasi dari pemerintah.

“Jenazah dimakaman sudah sesuai dengan standar protokol Covid-19. Dimakamkan di lokasi pemakaman milik pemerintah sesuai dengan aturan yang berlaku yakni pemakaman umum Aisya Rasyida, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Keluarga korban menyaksikan di lokasi dengan jarak yang cukup jauh supaya tidak sampai adanya penyebaran saat proses pemakaman,” tambah Uus.

Laman: 1 2

You might also like
close