Penyandang Disabilitas Berprestasi Raih Beasiswa dari 8 Negara

549

Di tengah-tengah masa studinya tersebut, Taufiq direkrut menjadi assistant researcher, pada salah satu proyek penelitian Australian Research Council pada akhir tahun 2013

Lalu kemudian pada tahun 2014, ia kembali direkrut menjadi independent research consultant untuk sebuah proyek penelitian besar, kolaborasi antara Australian National University dengan Department of Immigration and Border Protection, pemerintah negara Australia.

Meski sukses meraih sejumlah prestasi dan kerap ditawari untuk bekerja di luar negeri, Taufiq memilih kembali ke Indonesia. Saat ini Ia bermukim di Bandung bersama istri dan dua buah hatinya.

Taufiq kini berfokus mewujudkan mimpinya, ia bertekad membesarkan lembaga pendidikan bernama Global Umaro Education (GLUE) Institute, sebuah embaga yang ia fokuskan memberikan beasiswa penuh pendidikan bahasa Inggris bagi masyarakat yang tidak mampu dan memiliki keterbatasan fisik.

Laman: 1 2

close