Perintah Jokowi Lacak Corona Betul-betul, Jangan Lagi Pakai Cara Jadul

203

Jakarta – 

Pelacakan virus Corona (COVID-19) di Indonesia masih menggunakan cara konvensional. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan pelacakan Corona memakai teknologi, seperti langkah Korea Selatan dan Selandia Baru. Jokowi tak mau cara yang dipakai masih konvensional.

“Sekali lagi saya minta untuk pelacakan secara agresif dilakukan lebih agresif lagi dengan menggunakan bantuan sistem teknologi telekomunikasi dan bukan dengan cara-cara konvensional lagi,” kata Jokowi.

Instruksi tersebut disampaikan Jokowi dalam pengantar rapat terbatas yang disiarkan Setpres, pada Kamis (4/6/2020).

Jokowi kemudian memberi contoh pelacakan kasus Corona di sejumlah negara. Jokowi menilai langkah negara-negara seperti Korea Selatan dan Selandia Baru sudah efektif.

“Seperti yang kita lihat di negara-negara lain, misalnya di Selandia Baru, mereka menggunakan digital diary,” kata Jokowi.

“Kemudian Korea Selatan juga mengembangkan mobile GPS untuk data-data sehingga pelacakan itu lebih termonitor dengan baik,” sebut Jokowi.

Mengenai pelacakan virus Corona, Selandia Baru menggunakan aplikasi lacak kontak, contact-tracing, yang membantu masyarakat menelusuri perjalanan mereka demi mengurangi penyebaran virus corona.

Jika negara lain menyebut aplikasi pelacak, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinta Ardern memakai istilah “buku harian digital” untuk mencatat perjalanan pribadi mereka, sambil memastikan data akan aman.

Laman: 1 2 3

You might also like
close